Saat
ini, pakaian tidak hanya digunakan untuk melindungi atau penutup badan saja.
Akan tetapi, pakaian sudah berubah menjadi trend yang disukai oleh berbagai kalangan,
khususnya para wanita. Ladies, pernahkah anda merasa bingung ingin memakai baju
apa ketika harus menghadiri sebuah undangan pesta??? Dan kemudian anda
memutuskan untuk membeli baju baru, padahal kalau anda melihat ke dalam lemari
pakaian, koleksi pakaian anda di dalam lemari cukup banyak dan semuanya sebenarnya
masih layak pakai. Alasan anda biasanya warna baju sudah pudar, ada noda
membandel, mengerut, sudah pernah dipakai, dan lain sebagainya.
So,
pakaian menjadi cepat rusak karena kebanyakan pemilik tidak mengerti cara
merawat pakaiannya supaya awet dan selalu tampak baru. Ladies, hal paling
mendasar untuk merawat pakaian adalah dengan mengetahui jenis kainnya. Setiap
jenis kain memerlukan perawatan yang berbeda. Dan kemudian perhatikan juga
label cara mencuci dan menyetrika yang biasanya terdapat di bagian dalam baju.
Berikut ini 5 tahap perawatan
pakaian supaya pakaian anda awet dan selalu kelihatan baru… ^_<
1. Tahap mencuci
Mencuci adalah proses awal dalam perawatan pakaian Anda. Berbeda jenis kain, berbeda pula teknik mencucinya. Biasanya di label pakaian sudah disebutkan bagaimana seharusnya pakaian itu dicuci, apakah menggunakan air biasa, air hangat atau tidak boleh menggunakan air sama sekali, yang artinya Anda harus membawanya ke jasa cuci dry cleaning. Pisahkan pakaian putih dan yang berwarna, tingkat kekotorannya, dan jenis bahannya karena beberapa jenis kain tidak boleh dicuci menggunakan mesin cuci. Anda juga harus memperhatikan penggunaan deterjen atau sabun cuci. Oleh karena itu, pilihlah deterjen yang aman untuk kulit. Di akhir pencucian, gunakan pelembut pakaian agar pakaian-pakaian Anda harum dan lembut. Keharuman Downy Passion, Attraction, dan Innocence bisa Anda pilih sesuai dengan karakter Anda.
Mencuci adalah proses awal dalam perawatan pakaian Anda. Berbeda jenis kain, berbeda pula teknik mencucinya. Biasanya di label pakaian sudah disebutkan bagaimana seharusnya pakaian itu dicuci, apakah menggunakan air biasa, air hangat atau tidak boleh menggunakan air sama sekali, yang artinya Anda harus membawanya ke jasa cuci dry cleaning. Pisahkan pakaian putih dan yang berwarna, tingkat kekotorannya, dan jenis bahannya karena beberapa jenis kain tidak boleh dicuci menggunakan mesin cuci. Anda juga harus memperhatikan penggunaan deterjen atau sabun cuci. Oleh karena itu, pilihlah deterjen yang aman untuk kulit. Di akhir pencucian, gunakan pelembut pakaian agar pakaian-pakaian Anda harum dan lembut. Keharuman Downy Passion, Attraction, dan Innocence bisa Anda pilih sesuai dengan karakter Anda.
2. Tahap menjemur
Menjemur pakaian sebaiknya menggunakan hanger, supaya bentuknya tetap bagus. Kecuali pakaian dari bahan kaus, menggunakan hanger bisa menyebabkan melar di bagian leher. Jemur pakaian dalam keadaan terbalik, bagian dalam yang di luar. Hal ini untuk mencegah warna pakaian menjadi cepat pudar terkena sinar matahari.
Menjemur pakaian sebaiknya menggunakan hanger, supaya bentuknya tetap bagus. Kecuali pakaian dari bahan kaus, menggunakan hanger bisa menyebabkan melar di bagian leher. Jemur pakaian dalam keadaan terbalik, bagian dalam yang di luar. Hal ini untuk mencegah warna pakaian menjadi cepat pudar terkena sinar matahari.
3. Tahap menyetrika
Pakaian yang hendak disetrika harus benar-benar dalam kondisi kering, supaya tidak bau apek. Cairan pelicin pakaian juga bisa dipergunakan selama tidak merusak bahan pakaian. Atur suhu setrika sehingga tidak menyebabkan pakaian Anda menjadi rusak.
Pakaian yang hendak disetrika harus benar-benar dalam kondisi kering, supaya tidak bau apek. Cairan pelicin pakaian juga bisa dipergunakan selama tidak merusak bahan pakaian. Atur suhu setrika sehingga tidak menyebabkan pakaian Anda menjadi rusak.
4. Tahap penyimpanan
Simpanlah pakaian yang sudah rapi dan wangi di dalam lemari pakaian tertutup supaya tidak kena debu dan kotoran. Gunakan pewangi pakaian yang bisa digantung di dalam lemari atau gunakan kamper. Jika Anda tidak ingin repot, keharuman Downy yang tahan lama juga bisa diandalkan untuk membuat pakaian dan lemari Anda tetap terjaga keharumannya. Selain itu, pakaian sebaiknya diatur dengan rapi atau digantung dan tidak disimpan dalam lemari yang penuh sesak.
Simpanlah pakaian yang sudah rapi dan wangi di dalam lemari pakaian tertutup supaya tidak kena debu dan kotoran. Gunakan pewangi pakaian yang bisa digantung di dalam lemari atau gunakan kamper. Jika Anda tidak ingin repot, keharuman Downy yang tahan lama juga bisa diandalkan untuk membuat pakaian dan lemari Anda tetap terjaga keharumannya. Selain itu, pakaian sebaiknya diatur dengan rapi atau digantung dan tidak disimpan dalam lemari yang penuh sesak.
5. Cara pemakaian
Pakaian khusus dan mahal sebaiknya tidak terlalu sering digunakan. Pakaian yang biasa Anda kenakan untuk beraktivitas ke luar rumah, sebaiknya juga tidak dipakai untuk sehari-hari di rumah apalagi dibawa tidur. Sesuaikan pemakaian dengan kebutuhan dan tempatnya. Anda juga bisa memadu padankan pakaian-pakaian di lemari supaya tidak bosan.
Pakaian khusus dan mahal sebaiknya tidak terlalu sering digunakan. Pakaian yang biasa Anda kenakan untuk beraktivitas ke luar rumah, sebaiknya juga tidak dipakai untuk sehari-hari di rumah apalagi dibawa tidur. Sesuaikan pemakaian dengan kebutuhan dan tempatnya. Anda juga bisa memadu padankan pakaian-pakaian di lemari supaya tidak bosan.
Ok Ladies, dengan 5 langkah mudah
tadi, anda tidak perlu lagi khawatir tidak punya baju bagus untuk pergi ke
pesta, dan kalau anda ada tips lain ditunggu comentnya guys…




